Perkembangan Kasus Avian Influenza (AI) pada Unggas Kondisi s/d 31 Juli 2015

0
315

Laporan perkembangan kejadian penyakit Avian Influenza (AI) pada unggas di Indonesia berdasarkan hasil Uji Cepat (Rapid Test) positif yang dilaporkan petugas kesehatan hewan respon cepat melalui SMS Gateway dan surveilans investigasi BBV/BV sampai dengan kejadian AI per 31 Juli 2015sebagai berikut :

1. Kejadian AI pada unggas selama bulan Juli 2015 (1-31 Juli 2015)
a. Jumlah kejadian AI sebanyak 2 kejadian di 2 desa pada 2 Kab/kota di 2 Provinsi, yakni:
1) Jawa Barat 1 Kejadian (Majalengka/1 kejadian); 2) Sulawesi Tenggara 1 kejadian (Konawe/1 kejadian); b. Menyebabkan kematian unggas sebanyak 91 ekor, terdiri dari 65 ekor ayam kampung, dan 26 ekor Itik.

2. Keterkaitan dengan Kasus Flu Burung pada manusia selama bulan Juni 2015.
Tidak ada kejadian Flu Burung pada bulan Juli 2015 (Sumber Kemenkes)

3. Perkembangan kejadian AI pada unggas tahun 2006 s/d 2015
Sejak terjadinya wabah AI pada unggas di Indonesia yang dideklarasi pada bulan Januari 2004, kejadian secara bertahap menurun cukup signifikan setiap tahun yakni th. 2007 = 2.751 kejadian, th. 2008 = 1.413 kejadian,th 2009 = 2293 kejadian, th.2010 = 1502 kejadian, th. 2011 = 1.411 kejadian, th. 2012 = 546kejadian th. 2013 = 470 kejadian, th. 2014 = 346 kejadian dan tahun 2015 = 76 kejadian.

4. Kesiagaan Pengendalian AI pada unggas
Untuk mengantisipasi kondisi cuaca ekstrim curah hujan tinggi dan kejadian banjir di beberapa daerah di Indonesia yang berpotensi risiko meningkatnya kejadian AI pada unggas, maka telah diterbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan No. 28111/PD.520/F/11/2014 tanggal 28 November 2014 tentang Kesiapsiagaan Pengendalian Penyakit Unggas di Musim Hujan.

5. Komunikasi Publik
a. Masyarakat/peternak yang mengetahui adanya unggas sakit/mati mendadak agar melapor melalui SMS ke Tim Respon Cepat setempat/daerah terdekat atau melalui SMS dan Call Center AI Direktorat Kesehatan Hewan No. 08118301001
b. Informasi kejadian AI pada unggas terkini di Indonesia dapat diakses melalui website: keswan.ditjennak.pertanian.go.id.

LEAVE A REPLY