IVM Online Manual

0
355

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan sejak tahun 2011, telah mengembangkan sistim monitoring virus influenza pada hewan yang berbasis web yang disebut IVM Online.  Pada fase awal, sistim IVM Online dikembangkan hanya untuk memonitor perubahan sifat antigenik dan genetik virus HPAI H5N1 di Indonesia, sekaligus menetapkan virus tantang yang akan digunakan untuk melihat efikasi vaksin HPAI berikutnya. Namun dengan terdeteksinya virus HxNx maka sejak tahun 2016, IVM Online kemudian berkembang tidak hanya untuk deteksi HxNx namun sekaligus mampu memetakan area/lokasi virus HxNx tersebut berasal.

Tim pemantau virus influenza / Influenza Virus Monitoring (IVM) terdiri dari berbagai laboratorium hewan yang melakukan deteksi, isolasi, dan karakterisasi terhadap virus avian influenza yang beredar di Indonesia. Pembuatan profil antigenik dimulai dari uji haemagglutination inhibition (HI) menggunakan panel prescreen yang berisi antigen, prime sera, dan hyperimmune sera rujukan. Lab anggota IVM mengirimkan data hasil prescreen melalui modul antigenic yang ada di dalam IVM Online, yang akan diperiksa oleh Balai Besar Veteriner Wates sebagai focal point. Virus yang terseleksi di masing-masing lab kemudian dikirimkan ke focal point dan partner sekuensing untuk dikarakterisasi secara antigenic dan genetik.

Tingginya laju mutasi AI di lapangan membuat peran IVM Online sebagai alat untuk deteksi dini AI makin menonjol. Melalui pengamatan data genetik dan antigenik yang disimpan di IVM Online, pemerintah dapat memutuskan untuk mengubah virus tantang dan virus master vaksin sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Halaman IVM Online dapat diakses melalui situs ivmonline.org Namun demikian, untuk dapat menggunakannya diperlukan proses registrasi terlebih dahulu.

Manual IVM Online dalam Bahasa Indonesia dapat di DOWNLOAD DI SINI

Manual IVM Online dalam Bahasa Inggris dapat di DOWNLOAD DI SINI

LEAVE A REPLY