Masterplan Nasional Pemberantasan Rabies di Indonesia

0
1339

Pemerintah Indonesia cq. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mencanangkan program pemberantasan rabies secara nasional dengan target bebas pada tahun 2030. Untuk menjalankan program tersebut, dirancang suatu peta jalan yang disebut sebagai “Masterplan Nasional Pemberantasan Rabies di Indonesia” dengan tujuan akhir untuk membebaskan masyarakat Indonesia dari risiko tertular rabies.

Masterplan ini dirancang untuk membuat pemberantasan rabies menjadi suatu proses yang
progresif. Ada dua pendekatan yang digunakan, yaitu: (1) pendekatan zona yang didasarkan pada kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan (2) pendekatan tahapan (Stepwise Approach toward Rabies Eradication (SARE)). Klasifikasi daerah/pulau/kepulauan/provinsi didasarkan pada status penyakit yaitu:
1. Daerah bebas
2. Daerah bebas terancam
3. Daerah tertular ringan
4. Daerah tertular sedang
5. Daerah tertular berat
6. Daerah dengan status tidak diketahui

Pendekatan ini direkomendasikan untuk digunakan pada tingkatan kabupaten/kota, sehingga menggambarkan situasi rabies secara lebih akurat, dengan memperlihatkan unit epidemiologi yang digunakan adalah desa atau dusun. Kerangka kerja pemberantasan rabies di Indonesia adalah sosial budaya, teknis, organisasi, politik, dan sumber
daya. Berdasarkan kerangka kerja tersebut, maka disusunlah strategi pemberantasan yang meliputi:

1. Strategi umum

a. Tatalaksana kasus gigitan terpadu (Takgit)
b. Komunikasi, Informasi, Edukasi (KIE)
c. Dukungan regulasi
d. Keterlibatan masyarakat

2. Strategi teknis

a. Vaksinasi
b. Surveilans dan analisa epidemiologi
c. Evaluasi diagnostik
d. Respon cepat dan penanganan hewan suspek
e. Pengawasan lalu lintas hewan
f. Manajemen populasi anjing (MPA)

Indikator pencapaian yang terukur dan dapat diverifikasi untuk menilai perkembangan program adalah sebagai berikut:
1. Diketahuinya status awal daerah
2. Menurunnya tingkat insidensi secara progresif
3. Meningkatnya sistem surveilans penyakit
4. Meningkatnya tingkat kesadaran masyarakat

Lebih lanjut, Masterplan Nasional Pemberantasan Rabies di Indonesia, dapat diunduh melalui tautan di bawah.

DOWNLOAD DI SINI

LEAVE A REPLY