One Health Day 2019

0
204

Jakarta – Peringatan One Health Day ke-4 jatuh pada tanggal 3 November 2019. One Health Day pertama kali diinisiasi pada tanggal 3 November 2016 oleh tiga organisasi besar dunia yaitu, One Health Commission, One Health Initiative dan One Health Platform Foundation, dengan tujuan menarik perhatian dunia akan pentingnya pendekatan satu kesehatan (One Health) pada sektor manusia, hewan, dan lingkungan.

One Health Day menyediakan kesempatan bagi para ahli dan masyarakat untuk bergabung bersama dalam meningkatkan kesadaran akan satu kesehatan. Kunci utama dalam aksi satu kesehatan adalah peningkatan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara mitra di sektor kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan serta mitra terkait lainnya.

Satu kesehatan merupakan sebuah pendekatan kolaboratif, multi sektoral, dan lintas disiplin, yang bekerja di tingkat lokal, regional, nasional, dan global – dengan tujuan mencapai kesehatan global yang optimal dengan mengenali keterkaitan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan dalam menekan penyebaran penyakit.

Hasil penelitian menunjukan bahwa 6 dari setiap 10 penyakit menular yang diketahui pada manusia tersebar dari hewan atau bersifat zoonosis. Sementara tiga dari setiap empat penyakit menular baru atau yang baru muncul (emerging/re-emerging) pada manusia bersumber dari hewan. Penyebaran zoonosis dapat berpotensi menyebabkan bencana non alam dan menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Untuk itu, Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri bersama-sama menyediakan penjaminan atas pelayanan minimal sub-urusan bencana di tingkat kabupaten/kota khususnya untuk bencana non alam yang disebabkan oleh zoonosis. Implementasi standar teknis pelayanan dasar pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) sub-urusan bencana tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 101 Tahun 2018 sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam wadah One Health.

LEAVE A REPLY