Prosiding Penyidikan Penyakit Hewan 2019

0
262

Rapat Teknis dan Pertemuan Ilmiah (RATEKPIL) dan Surveilans
Kesehatan Hewan merupakan agenda tahunan dari Direktorat Kesehatan Hewan,
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian.
Pada kesempatan tahun 2019 ini, RATEKPIL telah dilaksanakan di Yogyakarta
tanggal 24 sampai dengan 27 Juni 2019.
Rapat Teknis dan Pertemuan Ilmiah Kesehatan Hewan (RATEKPIL) dan
Surveilans Kesehatan Hewan adalah pertemuan ilmiah bagi petugas instansi
pemerintah di bidang kesehatan hewan baik di pusat, dinas maupun unit
pelaksana teknis di pusat dan daerah, yang telah secara rutin diselenggarakan
setiap tahunnya. Pertemuan ini merupakan forum bagi para petugas instansi
pemerintah untuk mendiskusikan hasil kerja, review makalah, penelitian, dan
penyidikan di bidang kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner
sehingga dapat bermanfaat bagi peserta pertemuan. Selain itu, pada pertemuan
RATEKPIL juga mendiskusikan materi dari narasumber yang ahli dibidangnya
berkaitan dengan ilmu atau informasi yang dapat memperkaya pengetahuan
peserta pertemuan. Setiap makalah yang dipresentasikan didokumentasikan
dalam prosiding RATEKPIL sebagai bentuk timbal balik dan dapat bermanfaat
bagi masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap antusias keikutsertaan peserta
dalam Rapat Teknis dan Pertemuan Ilmiah Kesehatan Hewan (RATEKPIL)
dan Surveilans tahun 2019 ini, makalah didokumentasikan dalam Prosiding
Penyidikan Penyakit Hewan. Dengan diterbitkannya prosiding ini diharapkan
dapat menambah pengetahuan dan informasi kesehatan hewan terkini serta
memberikan ide dan solusi kendala pelayanan kesehatan hewan di lapangan,
sehingga dapat ditindaklanjuti sebagai bahan pengambilan kebijakan bagi sistem
kesehatan hewan nasional dan memantapkan kegiatan pembangunan peternakan
dan kesehatan hewan di Indonesia.
Pada RATEKPIL dan Surveilans tahun 2019 ini makalah dikelompokkan
dalam beberapa kategori yaitu 1) surveilans dan investigasi penyakit hewan, 2)
pengembangan metode, 3) ekonomi veteriner, 4) analisis resiko, 5) penanganan
penyakit zoonotik, 6) analisis pengembangan produksi terkait program UPSUS
SIWAB dan 7) pengetahuan, sikap dan praktik dalam pengendalian penyakit
hewan. Semoga Prosiding ini dapat bermanfaat untuk pembangunan peternakan
dan kesehatan hewan serta dapat digunakan sebagai rujukan dalam upaya
pencegahan dan pengendalian penyakit di Indonesia.

DOWNLOAD

LEAVE A REPLY